Informasi seputar Aqua Klaten

Jumat, 13 Mei 2016

Perayaan Hari Buruh Ala Aqua Klaten dengan Menanam Pohon

Perayaan Hari Buruh Ala Aqua Klaten dengan Menanam Pohon

Perayaan Hari Buruh Ala Aqua Klaten dengan Menanam Pohon


Hari buruh yang jatuh pada hari Minggu,1 Mei 2016 dirayakan oleh buruh pekerja khususnya di seluruh wilayah Indonesia dengan beragam bentuk perayaan. Umumnya peringatan hari buruh sedunia dirayakan dengan melakukan aksi demonstrasi atau long march turun ke jalan tetapi ada yang menarik dengan perayaan hari buruh sedunia tahun 2016 yang dilakukan oleh SPDAG Aqua Klaten yaitu melakukan “grebeg Kali dan penanaman pohon MPTS (multi purpose tree species)” disekitar sepadan sungai Pusur. “Di dalam bisnis kami bahwa buruh itu sangat terkait dengan lingkungan, termasuk didalamnya pengelolaan sumberdaya air sehingga dengan momentum Mayday tahun ini kami bersinergi dengan masyarakat sekitar melakukan grebeg kali dan penanaman pohon kayu dan buah-buahan disekitar sepadan sungai Pusur dan semangat hari buruh ini juga semakin memperkuat cita-cita kesejahteraan buruh, jelas Marjono selaku ketua SPDAG AQUA Klaten.



Perayaan hari buruh setiap tahunnya selalu didahulukan dengan hari bumi yang jatuh pada setiap tanggal 22 April dan perayaan kali ini bagi AQUA Klaten menjadi cukup special dengan mengkolaborasikan semangat hari bumi dengan tema Trees for the earth yang mana semua buruh bertekad menanam pohon untuk bertindak menyelamatkan bumi. Perayaan buruh 2016 ini melibatkan 150 orang anggota SPDAG AQUA Klaten berkolaborasi dengan masyarakat dukuh Karanggendeng, pemerintah desa Polan, TNI dan POLRI unsure Muspika Polanharjo. Kaplosek Polanharjo juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi bentuk perayaan hari buruh yang dilakukan oleh AQUA Klaten ini, “biasanya hari buruh dirayakan dengan turun kejalan dan jelas ini akan mengganggu pengguna jalan yang lain sehingga menimbulkan kesan yang tidak baik, dengan perayaan seperti ini tentu sangat bermanfaat bagi lingkungan dan lebih bersahabat dengan masyarakat, jelas Kapolsek Polanharjo.

Sungai Pusur sebagai sumberdaya alam memberikan arti penting bagi keberlanjutan kegiatan ekonomi seperti pertanian, perikanan dan industry bagi masyarakat disekitarnya baik yang berada di wilayah hulu, tengah dan hilir, sehingga kolaborasi dan peran parapihak dalam upaya grebeg kali dan penanaman pohon merupakan upaya nyata menyelamatkan keberlanjutan penghidupan masyarakat luas.

Senin, 02 Mei 2016

Home Industri di Kecamatan Polan Harjo Kab. Klaten

Home Industri di Kecamatan Polan Harjo Kab. Klaten

Home Industri di Kecamatan Polan Harjo Kab. Klaten


Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten secara umum merupakan wilayah agraris. Namun demikian sebagian anggota masyarakatnya juga mempunyai usaha-usaha ekonomi produktif alternatif. Salah satu usaha ekonomi produktif yang menonjol adalah usaha handy craft yang diproduksi oleh rumah tangga (Home Industry) yang tersebar di beberapa desa di kecamatan ini, yaitu: Desa Kebonharjo, Desa Keprabon dan Desa Polan.

Jumlah perajin di tiga lokasi ini mencapai ribuan orang yang umumnya merupakan perajin kecil yang omzetnya kurang dari 100 juta. Usaha home industri ini sudah ada sejak 4 dekade terakhir dan biasanya diturunkan secara turun temurun kepada generasi berikutnya. 

Potensi/keunggulan usaha home industry ini cukup besar, yaitu:

1. Mampu menyerap banyak tenaga kerja yang tersebar di masing-masing unit usaha.

Tenaga kerja tersebut berasal dari tenaga kerja sendiri, keluarga, tetangga, maupun orang lain. Komposisi jumlah tenaga kerja dalam setiap unit usaha adalah sebagai berikut :
1-2 orang : kurang lebih 55 %
3-5 orang : kurang lebih 20 %
6-8 orang : kurang lebih 5 %
> 12 orang : kurang lebih 20 %

Ada sekitar 70 % tenaga kerja/pengusaha home industry yang menyatakan tidak mempunyai pekerjaan atau sumber pendapatan lain, sehingga menggantungkan kehidupannya pada hasil usaha ini. Kondisi faktual ini mengisyaratkan bahwa betapa pentingnya usaha home industry ini bagi kehidupan ekonomi mereka dan masyarakat pada umumnya. Di samping itu, melalui usaha ini setiap tenaga kerja maupun pengusaha mampu menghidupi 2-6 orang anggota keluarga lainnya. (Sumber: Survey Base Line Data YIS, 2010 -YIS = Yayasan Insan Sembada, NGO-)

2. Memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Tidak ada sumber resmi tentang berapa kontribusi usaha home industry ini namun salah satu sumber informal menyatakan kontribusi usaha home industry ini bisa mencapai 70 % perekenomian masyarakat di tingkat desa.

3. Menerapkan prinsip recycle, reuse, dan reduce karena menggunakan bahan baku “limbah”.

Sehingga usaha yang dilakukan ini sangat baik sekali untuk mendukung upaya global untuk melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak global warmning.

4. Tiga desa ini berpotensi menjadi KAWASAN TERPADU DESA WISATA.

Tiga desa ini sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi Kawasan Terpadu Desa Wisata, seperti halnya kampung-kampung wisata lainnya seperti kampuk Batik Laweyan Solo, Kampung Krebet Kabupaten Bantul, Kampung Wisata Suwuk Kabupaten Kebumen, Kampung Jawa di Kabupaten Jepara dan lain-lain. Potensi home industry di tiga desa ini bisa dipadukan dengan potensi alam (umbul Cokro, Umbul Ingas dll), potensi pertanian lokal organik/ramah lingkungan di beberapa desa lainnya seperti Desa Wangen,Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo dan Satu desa di Kecamatan Tulung (Desa Daleman), potensi budaya lokal jawa dan potensi-potensi lainnya. Berbagai potensi ini bisa diintegrasikan dan dikembangkan menjadi kawasan terpadu pariwisata andalan Kabupaten Klaten di masa-masa yang akan datang. Terlebih lagi kawasan ini jaraknya relative dekat dengan pusat pariwisata Kota Solo, yang bisa saja konsep kawasan wisata ini bisa dikembangkan lagi menjadi paket-paket wisata “One Day Touring” dan ditawarkan kepada agen-agen travel dan pariwisata.



Jenis Produk

Ada banyak jenis home industry yang di produksi oleh perajin misalnya tas, wayang, kerajinan tanduk, dompet, tas laptop, dompet pensil, kipas, kerajinan pande besi, taplak bamboo, souvenir pernikahan, dll. Produk-produk ini mempunyai pangsa pasar tersendiri yang tentu sudah disesuaikan dengan standar kualitas produksinya masing-masing.

Contoh-contoh ilustrasi produk yang dihasilkan, di antaranya:

Selain produk-produk di atas, ada banyak lagi jenis-jenis produk lainnya yang mencapai ratusan jenis dengan berbagai bentuk ukuran dan harga.

Bahan-bahan produksi sebagian besar dibeli oleh para perajin dari pengusaha konveksi, pengusaha mebeler, toko maupun mendapatkannya dari supplier yang diantar langsung ke lokasi usaha. Kurang lebih 65 % perajin berupaya untuk mendapatkannya secara mandiri dan kurang lebih 35 % perajin mendapatkan pasokan dari supplier (Sumber : Survey Base Line Data YIS, 2010). Sebagian bahan baku tersebut merupakan limbah seperti kain perca, potongan kayu, bamboo dll, sedangkan produk makanan, bahan bakunya merupakan bahan baku segar/fresh yang diperoleh dari lingkungan sekitar pelaku usaha home industry. Peralatan produksi yang digunakan sebagian besar merupakan milik sendiri (70 % perajin) dan sebagian besar merupakan peralatan tradisional/manual (70 %).

Kontribusi Usaha

Secara umum tingkat pendapatan tenaga kerja maupun pengusaha sangat bervariasi tergantung dari besar kecilnya omzet usaha.

Secara umum tingkat pendapatan rata-rata sebesar kurang lebih Rp. 1.350.000; atau rata-rata masih digolongkan menjadi usaha mikro. Di luar usaha mikro ini di lokasi ini juga terdapat usaha yang mempunyai omzet besar bisa mencapai Rp. 100.000.000. Tingkat pendapatan ini dihitung pada bulan Oktober-November 2010 melalui kegiatan survey base line data yang dilakukan oleh Mahasiswa UNS dan YIS Solo.

Permasalahan Yang Dihadapi

Saat ini, para perajin sedang mengalami permasalahan-permasalahan dalam mengembangkan usaha. Masalah-masalah ini sudah terjadi sejak lama dan sampai saat ini belum memperoleh upaya pemecahannya. Secara umum permasalahan yang dihadapi oleh para perajin adalah sebagai berikut :

1. Masih rendahnya kemampuan untuk memasarkan produk.

Selama ini produksi dilakukan berdasarkan order dari kenalan, relasi, keluarga maupun pelanggan-pelanggan lama. Masing-masing perajin biasanya sudah mempunyai pemesan yang jumlahnya omzet pesanannya relative stabil. Umumnya para pelanggan yang ada sudah mempunyai pangsa pasar tersendiri dan standar kualitas tersendiri.

2. Standar kualitas produk yang diterapkan sangat terbatas pada segmen pasar menengah ke bawah terkecuali untuk beberapa jenis kerajinan tanduk; beberapa kerajinan tanduk tersebut mempunyai segmen pasar menengah ke atas walaupun dalam jumlah yang kecil.

3. Masing-masing unit usaha belum melakukan pencatatan usaha. Pencatatan dalam arti melakukan pembukuan usaha secara teratur dan didokumentasikan ke dalam laporan sederhana. Aliran dana masuk dan keluar masih campur aduk dengan pendapatan dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Berdasarkan survey base line data tahun 2010; ada kurang lebih 80 % pengusaha home industry yang belum melakukan pencatatan usaha secara baik dan teratur.

4. Diversifikasi produk masih rendah. Jumlah jenis produk masih terbatas pada produk-produk yang diproduksi secara turun temurun. Laju inovasi pengembangan produk baru masih berjalan dengan lambat. Hal ini menyebabkan omzet usaha, dan pangsa pasar belum berkembang secara significant. Berdasarkan Survey Base Line Data tahun 2010 diperoleh data: ada kurang lebih 70 % pengusaha yang belum melakukan inovasi usaha secara kontinyu.

5. Upaya peningkatan kapasitas untuk pengembangan usaha masih minim. Ada sekitar 95 % pengusaha home industry yang menyatakan belum pernah mengikuti pelatihan-pelatihan pengembangan usaha. (Survey Base Line Data YIS, 2010).

6. Keterlibatan stakeholder pemerintah daerah belum menunjukkan perhatian yang nyata terhadap perkembangan usaha yang ada di 3 (tiga) desa kawasan home industry ini. Indikatornya adalah sangat jarangnya kegiatan-kegiatan pengembangan usaha home industry yang difasiltasi oleh pemerintah daerah.

Modal Sosial

Potensi dan masalah yang ada tersebut tentu menjadi bahan pemikiran kita bersama. Pemikiran untuk lebih mengembangkan potensi yang ada dengan cara mengatasi berbagai masalah yang membelit usaha home industry ini. Secara umum kemauan para perajin begitu besar untuk mengembangkan usaha-usaha yang mereka miliki. Keinginan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan pengembangan usaha dalam payung pemberdayaan masyarakat cukup tinggi, setidaknya ada kurang lebih 95 % perajin menyatakan mempunyai kenginan tersebut. Umumnya mereka beragumen bahwa dengan terlibat dalam kegiatan-kegiatan setidaknya mereka akan mendapatkan:

1. Media untuk pengembangan diri dan bersosialisasi.

2. Mendapatkan assistensi dalam hal pemasaran.

3. Meningkatkan relasi.

4. Meningkatkan wawasan.

5. Mengurangi persaingan yang tidak sehat.

6. Mendapatkan akses bantuan modal.

Petani Organik Klaten Binaan CSR Aqua Danon Klaten

Petani Organik Klaten Binaan CSR Aqua Danon Klaten

Corporate Communication Manager Danone Aqua Michael Liemena (kanan) menjelaskan mengenai siklus dan manfaat air untuk kesehatan dan lingkungan kepada sejumlah pelajar di zona air Danone Aqua pada Green Festival, Gaya Hidupku untuk Bumi"di Bandung, Jabar, Jumat (25/11). Zona air tersebut memberikan edukasi kepada anak-anak dan keluarga mengenai pentingnya penggunaan air secara bijak, pola hidup bersih, dan manfaat minum air putih bagi kesehatan tubuh. (FOTO ANTARA/Rizal)

... juga menjaga sumber mata air yang
Perusahaan air minum dalam kemasan, Danone Aqua, mengajak masyarakat melakukan pertanian secara organik sekaligus melakukan pembinaan cara bertani yang ramah lingkungan tersebut di Klaten, Jawa Tengah.

"Kami mengajak masyarakat untuk melakukan pertanian secara organik dan mengedukasi baik tata cara pertanian, peternakan, maupun pengelolaan keuangan," ujar Senior Manajer Program Pembangunan Berkelanjutan Danone Aqua, Fainta S Negoro, di Yogyakarta, Senin.

Program itu, lanjut dia, merupakan bentuk corporate social responsibilityDanone Aqua yang tidak hanya menjaga kelangsungan bisnis sekaligus melestarikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.


Bukan cuma itu saja, karena Danone-Aqua juga mengajak masyarakat membuang dan mengelola sampah secara semestinya dan bijaksana melalui program GEMAS. Gerakan ini bertujuan mewujudkan budaya peka lingkungan yang lebih baik lagi demi masa depan.

Tujuannya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan, juga menjaga sumber mata air yang merupakan nafas bagi perusahaan air minum itu.

"Klaten merupakan salah satu proyek percontohan pembangunan berkelanjutan Aqua," tambah dia.

Di Klaten, lanjut dia, Danone Aqua menaungi 36 desa yang termasuk ke dalam daerah aliran sungai Pusur. Wilayah DAS tersebut meliputi wilayah hulu, pabrik, dan hilir.

"Jadi sistem pertanian yang dilakukan di Klaten terpadu, dari hulu hingga hilir. Mengajarkan para petani untuk melakukan penanaman secara organik hingga mempertemukannya dengan pembeli."

Sementara itu, Manajer CSR Danone Aqua Klaten, Muhamad Atiq Zambani, mengatakan apa yang dilakukan Aqua tersebut adalah menerapkan sumber daya air secara terpadu.

"Bagaimana hidrologi dan sosio ekonomi masyarakat digarap secara seimbang," tambah dia.

Selain itu, lanjut Atiq, perusahaannya juga melakukan upaya konservasi dengan melakukan penanaman pohon di wilayah itu.

Sumber: 
Selfi Naik Motor di Umbul Ponggok Klaten

Selfi Naik Motor di Umbul Ponggok Klaten

Selfi Naik Motor di Umbul Ponggok Klaten

Banyak foto dan aksi selfi yang beredar di media sosial Instagram dan media lainnya dengan posisi berada di dalam kolam yaitu menggunakan kamera dengan jenis Waterproof.

dari blog reservasi.com ditulis cara selfi menggunakan kendaraan bermotor didalam kolam air Umbul Ponggok Klaten.

  • Kosongkan Tangki Bensin dan Kuras Sampai Bersih
  • Kosongkan Oli Mesin dan Kuras Sampai Bersih
  • Jika Diperlukan, Copot Knalpot dan Sumpal Lubang Menuju Mesin dan Karburator
  • Tenang, Semua Bahan Kimiawi Dipastikan Tidak Mencemari Umbul Ponggok Klaten
  • Turunkan Pelan-Pelan Hingga Motor Berada di Dasar Kolam
  • Ketika Sudah Berada di Dasar Kolam, Berikan Pemberat Agar Motor Tidak Oleng Karena Ombak Dari Perenang yang Berkeliaran
  • Setelah Semua Siap, Tinggal Kalian deh Bergaya Bersama Pasangan Kalian
  • Nah, Cari Posisi yang Tepat Agar Tidak Salah Tempat

Perjuangan yang Tidak Mudah Memang, Tapi Hasilnya Memuaskan



Wisata Umbul Manten Klaten Bisa Foto di Dalam Air

Wisata Umbul Manten Klaten Bisa Foto di Dalam Air

Umbul Manten Klaten, Umbul Dengan Air Sejernih Kaca Ini Sangat Mempesona


Klaten, Sebuah kota kabupaten yang diapit 2 kota wisata dan budaya, yaitu kota jogja dan solo. Hal inilah yang menjadikan kota klaten selalu berbenah alam urusan wisata. Apalagi dengan bermunculan wisata-wisata anti mainstream yang selalu menjadi tujuan explorasi anak muda.

Embung manten, Sebenarnya sudah sejak lama di ketahui oleh warga sektiar, hanya saja gaung nya belum banyak di ketahui oleh khalayak ramai. Embung-embung di kota klaten sendiri baru mulai di lirik setelah di kembangkan sebuah umbul di kota klaten yaitu umbul ponggok. Lalu akhir-akhir ini juga sedang ngetren umbul sigedang yang menjadi sumber air dari produk air mineral aqua.

Umbul manten sendiri masih berlokasi dekat dengan embung ponggok dan umbul sigedang, Hanya saja lokasinya yang sedikit bersembunyi di tengah kampung penduduk menjadikan surga tersembunyi ini masih belum banyak di lirik wisatawan.

Beruntung berkat media sosial embung manten ini sudah banyak di kenal oleh wisatwan. terutama para anak muda yang menyukai wisata-wisata yang masih alami dan para fotografer underwater.

Sayangnya umbul manten belum di kelola secara apik. Saat ini umbul manten hanya di kelola oleh warga yang bekerja sama dengan karangtaruna sekitar umbul manten sebagai pemasukan kas desa dan karangtaruna. Beberapa warga pun sudah terlihat berjualan di sekitar umbul manten.

Lokasi Lengkap Dan Rute Menuju Ke Umbul Manten Klaten


Secara administratif umbul manten berada di desa Janti, kecamatan Polanharjo, kabupaten Klaten,Jawa tengah. Berada diantara 2 kota wisata menjadikan lokasi ini kedepan berpotensi menarik wisatwan lokal maupun mancanegara.

Rute menuju umbul manten sangatlah mudah. Dari kota yogyakarta bisa menuju ke jalan solo menuju ke timur arah kota klaten. Dari jalan Solo langsung menuju ke jalan Janti-Tegalgondo dengan jarak tempuh sekitar 40 Km, Nah nanti di pinggir jalan pengunjung akan menemukan papan nama menuju ke umbul manten. Setelah sampai diparkiran pengunjung harus melakukan treking di pinggir sungai kecil dan sawah sekitar kurang lebih 300 meter.

Sampai dilokasi umbul manten pengunjung akan di hadapakan dengan sebuah kolam dengan air yang sangat jernih sampai di dasar kolam. Keberadaan pohon-pohon besar di pinggir kolam menambah suasana syahdu dan sedikit angker, apalagi dengan mitos-mitos yang secara turun temurun menjadi kepercayaan masyarakat tentang sepasang pengantin yang hilang di kolam ini.

Tetapi diluar kepercayaan itu, surga tersembunyi di klaten ini tetap menarik dan sangat rekomended untuk dikunjungi. Diharapkan juga pengunjung selalu menjaga kebersihan. Bahkan pengunjung tidak akan menemukan sampah berserakan di lokasi wisata ini, para pengelola tidak akan segan-segan mempeingatkan pengunjung yang membuang sampah sembarangan, apalgi di dalam kolam.


Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Ke Umbul Manten

Selain performa yang sip dan jos, kamu harus bawa baju ganti . Apalagi jika akan melakukan sesi foto underwater, persiapkan segalanya termasuk kamera untuk sesi foto. Rugi jika tiak melakukan foto underwater, sayangnya di lokasi umbul manten belum disediakan persewaan kamera underwater, pengunjung harus membawa sendiri kamera.

Sumber: http://piknikasik.com/umbul-manten-klaten-umbul-dengan-air-sejernih-kaca-ini-sangat-mempesona
Jumlah Sekolah di Kabupaten Klaten

Jumlah Sekolah di Kabupaten Klaten

Jumlah Sekolah di Kabupaten Klaten

Latar belakang Kota Klaten yang dulunya merupakan kota pelajar, walaupun kini bukan merupakan kota pelajar, namun prestasinya tetap dapat dibanggakan. Sekolah-sekolah di Kota Klaten merupakan salah satu sekolah favorit di Jawa Tengah. Perguruan tinggi yang ada di Kota Klaten antara lain Universitas Widya Dharma, STIKES Muhammadiyah Klaten, Akademi Akuntansi Muhammadiyah Klaten, STAIM Klaten, dll.

Sekolah menengah atas yang ada di Kota Klaten:

  1. SMA Negeri 1 Klaten, Jl. Merbabu 13, Klaten Selatan (SBI)
  2. SMA Negeri 2 Klaten, Jl. Angsana, Klaten Selatan (SSN)
  3. SMA Negeri 3 Klaten, Jl. Perintis Kemerdekaan, Klaten Utara (SSN)
  4. SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Jl. Sersan Sadikin 89, Klaten Utara
  5. MA Negeri Klaten, Jl. Ki Ageng Gribig, Klaten Utara
  6. MA Negeri Karanganom, Jl. Dr. Sutomo, Klaten Utara
  7. SMK Negeri 1 Klaten, Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 22, Klaten Utara (SBI)
  8. SMK Negeri 2 Klaten, Kampung Senden, Ngawen (SBI)
  9. SMK Negeri 3 Klaten, Jl. Merbabu 11, Klaten Selatan (SSN)
  10. SMK Negeri 4 Klaten, Jl. Mataram 5, Klaten Utara
  11. SMK PL Leonardo, Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 30, Klaten Utara
  12. SMK Muhammadiyah 1 Klaten Tengah, Jl. Kopral Sayom, Klaten Tengah
  13. SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara, Jl. Ki Ageng Pengging 40, Klaten Utara
  14. SMK Muhammadiyah 2 Klaten Tengah
  15. SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, Kampung Setran, Gergunung, Klaten Utara
  16. SMK Muhammadiyah 3 Klaten Tengah, Jl. Kendalisodo, Klaten Tengah
  17. SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara, Jl. Mayor Kusmanto 73, Klaten Utara
  18. SMK Muhammadiyah 4 Klaten Tengah, Jl. Jombor Indah Km.01, Klaten Tengah

Sekolah menengah pertama yang ada di Kota Klaten:

  1. SMPN 1 Klaten, Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 20, Klaten Utara (RSBI)
  2. SMPN 2 Klaten, Jl. Pemuda Selatan 4, Klaten Tengah (SBI)
  3. SMPN 3 Klaten, Jl. Andalas 5, Klaten Tengah (SSN)
  4. SMPN 4 Klaten, Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 26, Klaten Utara (SSN)
  5. SMPN 5 Klaten, Jl. Kendalisodo, Klaten Tengah
  6. SMPN 6 Klaten, Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo 18, Klaten Utara
  7. SMPN 7 Klaten, Jl. dr. Suradji Tirtonegoro, Klaten Selatan
  8. SMPN 1 Ngawen, Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen
  9. MTsN 1 Klaten, Jl. Ki Ageng Gribig 7, Klaten Utara
Kota Klaten juga menyumbang berbagai prestasi di kancah nasional maupun internasional, seperti paduan suara Vocalista Angel yang bermarkas di kota ini kerap menjuarai lomba paduan suara tingkat internasional.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Klaten
Sumber Gambar: http://www.jurangjero.desa.id/2015/03/2014-angka-putus-sekolah-di-klaten-capai-351-anak.html
Potensi Wisata di Kabupaten Klaten

Potensi Wisata di Kabupaten Klaten

Potensi Wisata di Kabupaten Klaten


Berikut beberapa pariwisata yang terdapat di Kabupaten Klaten:

Wisata Alam
  • Rowo Jombor 
  • Deles 
  • Wisata air cokro 
  • Wisata air janti 
  • Menara Air Klaten 
  • Wisata Air Ponggok 
  • Wisata Air Water Gong Polanharjo 
  • Kolam Renang Pluneng, Kebonarum 
  • Umbul Gedaren, Jatinom 
  • Umbul Jolotundo, Jatinom 
  • Umbul Manten
Wisata sejarah
  • Candi Prambanan 
  • Candi Sewu 
  • Candi Plaosan 
  • Candi Bubrah 
  • Candi Merak
Di Jatinom, upacara tradisional Sebaran Apem Yaqowiyu diadakan setiap bulan Sapar. Di Palar, Trucuk, Klaten bersemayam pujangga dari Kraton Solo bernamaRonggo Warsito. Keindahan alam dapat dinikmati di daerah Deles, sebuah tempat sejuk di lereng Gunung Merapi. Rowo Jombor tempat favorit untuk melihat waduk. Terdapat juga Museum Gula, di Gondang Winangun yang terletak sepanjang jalan Klaten - Yogyakarta.

Di Kecamatan Tulung sebelah timur terdapat serangkaian tempat bermunculannya mata air pegunungan yang mengalir sepanjang tahun, dan dijadikan objek wisata. Wisata yang bisa dinikmati di sana adalah wisata memancing dan pemandian air segar. Banyak tempat pemandian yang bisa dikunjungi baik yang berbayar maupun tidak berbayar, seperti Umbul Nilo (gratis), Umbul Penganten (gratis), Umbul Ponggok (berbayar), Umbul Cokro (berbayar) dan umbul lainnya. Namun kalau untuk wisata memancing semua harus berbayar karena dikelola oleh usaha warga. Letak pemancingan yang terkenal adalah di desa Janti. Sambil memancing pengunjung dapat juga menikmati masakan ikan nila, lele, atau mas goreng berbumbu sambel khas dengan harga sangat terjangkau. Tiap hari libur perkampungan ini sering mengalami kemacetan karena membludaknya pengunjung dari kota Solo, Semarang dan Yogya.

Di Kecamatan Bayat, Klaten, tepatnya di kelurahan Paseban, Bayat, Klaten terdapat Makam Sunan Bayat atau Sunan Pandanaran atau Sunan Tembayat yang memiliki desain arsitektur gerbang gapura Majapahit. Sunan Tembayat ini dahulu dikenal sebelum menjadi Sunan, dia adalah Bupati Semarang yang kemudian berkelana dalam hal keagamaan. Makam ini menjadi salah satu tempat wisata ziarah Para Wali [by_andrehardib]. Pengunjung dapat memarkir kendaraan di areal parkir serta halaman Kelurahan yang cukup luas. Setelah mendaki sekitar 250 anak tangga, akan ditemui pelataran dan Masjid. Pemandangan dari pelataran akan tampak sangat indah di pagi hari.

Jumlah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klaten

Jumlah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klaten

Jumlah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klaten


Kabupaten Klaten terdiri atas 26 kecamatan, yang dibagi lagi atas 53 desa dan 103 kelurahan. Ibukota kabupaten ini berada di Kota Klaten, yang terdiri atas tiga kecamatan yaitu Klaten Utara, Klaten Tengah, dan Klaten Selatan. Kota Klaten dulunya merupakan kota administratif, namun sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, tidak dikenal adanya kota administratif, dan Kota Administratif Klaten kembali menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Klaten. Kecamatan di Klaten :

  • Bayat (64513)
  • Cawas (66085)
  • Ceper (64312)
  • Delanggu (45030)
  • Gantiwarno (41402)
  • Jatinom (58621)
  • Jogonalan (58968)
  • Juwiring (60942)
  • Kalikotes (38677)
  • Karanganom (49218)
  • Karangdowo (51111)
  • Karangnongko (37865)
  • Kebonarum (21629)
  • Kemalang (35767)
  • Klaten Utara (43435)
  • Klaten Tengah (44205)
  • Klaten Selatan (42960)
  • Manisrenggo (42642)
  • Ngawen (45199)
  • Pedan (49253)
  • Polanharjo (46627)
  • Prambanan (50047)
  • Trucuk (84042)
  • Tulung (54957)
  • Wedi (55988)
  • Wonosari (63432)
Geografis Kabupaten Klaten

Geografis Kabupaten Klaten

Secara geografis Kabupaten Klaten terletak di antara 110°30'-110°45' Bujur Timur dan 7°30'-7°45' Lintang Selatan.
Luas wilayah kabupaten Klaten mencapai 665,56 km2. Di sebelah timur berbatasan dengan kabupaten Sukoharjo. Di sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta). Di sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) serta Kabupaten Magelang dan di sebelah utara berbatasan dengan kabupaten Boyolali.
Menurut topografi kabupaten Klaten terletak di antara gunung Merapi dan pegunungan Seribu dengan ketinggian antara 75-160 meter di atas permukaan laut yang terbagi menjadi wilayah lereng Gunung Merapi di bagian utara areal miring, wilayah datar dan wilayah berbukit di bagian selatan.
Ditinjau dari ketinggiannya, wilayah Kabupaten Klaten terdiri dari dataran dan pegunungan, dan berada dalam ketinggian yang bervariasi, yaitu 9,72% terletak di ketinggian 0-100 meter dari permukaan air laut. 77,52% terletak di ketinggian 100-500 meter dari permukaan air laut dan 12,76% terletak di ketinggian 500-1000 meter dari permukaan air laut.
Keadaan iklim Kabupaten Klaten termasuk iklim tropis dengan musim hujan dan kemarau silih berganti sepanjang tahun, temperatur udara rata-rata 28°-30° Celsius dengan kecepatan angin rata-rata sekitar 153 mm setiap bulannya dengan curah hujan tertinggi bulan Januari (350mm) dan curah hujan terrendah bulan Juli (8mm)
Sebagian besar wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah dan tanah bergelombang. Bagian barat laut merupakan pegunungan, bagian dari sistem Gunung Merapi. Ibukota kabupaten ini berada di jalur utama Solo-Yogyakarta.
Umbul Sigedang Klaten, Sensasi Mandi di Sumber Mata Air Alami

Umbul Sigedang Klaten, Sensasi Mandi di Sumber Mata Air Alami

Umbul Sigedang Klaten, Sensasi Mandi di Sumber Mata Air Alami


Siapa yang tidak tahu merk air mineral paling laris dan terkenal di indonesia, Air mineral aqua adalah air mineral yang ketika masa orde baru mejadi satu-satunya air mineral yang harga nya lebih mahal daripada satu liter bensin. Tetapi darimanakah sumber air tersebut didapat?

Salah satunya adalah sumber mata air alami sigedang klaten. Bagi yang berada di wilayah jogja-jawa tengah, coba belilah satu botol air mineral aqua dan baca di botolnya. Kebanyakan yang beredar di area jawa tengah dan yogyakarta berasal dari mata air sigedang klaten.

Di wilayah klaten memang sangat banyak terdapat umbul yang memiliki mata air yang masih alami dan sama sekali belum tercemar oleh paparan polusi limbah rumah tangga. Salah satu yang fenomenal adalah umbul ponggok yang saat ini sangat ramai di kunjungi wisatawan dan memiliki fasilitas andalan diving air tawar.

Dalam bahasa jawa umbul adalah mata air yang masih alami. Di wilayah Klaten selain umbul ponggok dan sigedang masih banyak lagi umbul-umbul yang dekat dengan umbul ponggok, Da umbul tirtomartani, umbul pluneng, umbul sususan dan masih banyak lagi. Tetapi Umbul sigedang dipilih oleh aqua sebagai sumber air karena memang memiliki kandungan mineral yang paling tinggi dan bebas polusi.



Lokasi Dan Rute Menuju Umbul Sigedang


Umbul sigedang dan umbul ponggok pun masih berada di dalam satu wilayah desa. Secara administratif umbul sigedang ini berada di Dusun Umbulsari, kelurahan Ponggok, kec polanharjo, kab Klaten, Jawa tengah. Tidak sulit untuk menemukan umbul sigedang ini karena lokasinya berdekatan dengan umbul ponggok dan sudah banyak terdapat papan petunjuk jalan.

rute menuju umbul sigedang pun sangat mudah. Dari arah umbul ponggok lurus jika menemukan pertigaan tugu ikan, ambil arah kekanan lurus saja sampai ketemu sebuah gapura besar lalu ambil kiri . dari situ liat papan petunjuk. masuk gang kecil kekanan. nanti akan lewat watergong masih lurus nanti sampai memasuki sebuah dusun. dari sna sudah terlihat umbul sigedang.

Sensasi Mandi Air Aqua Di Umbul Sigedang Klaten


Bayangkan sebuah galon aqua yang sangat bening digunakan untuk mandi atau berendam, pasti sangat segar dan dingin, tapi harus di butuhkan berapa ratus galon untuk berendam? tetapi di umbul sigedang klaten pengunjung bisa merasakan berendam di air mineral hanya dengan mmebayar 6.000 rupiah saja.

Dengan tarif semurah itu para pengunjung sudah bebas leluasa berendam, menyelam dan menikmati kesegaran air di umbul sigedang yang memang digunakan juga sebagai sumber air untuk perusahaan air mineral aqua. Hanya saja pengunjung disini dilarang menggunakan sabun dll untuk menjaga kemurnian dan kebersihan air di umbul sigedang

Di umbul sigedang sendiri terdapat 2 umbul yang berbeda, yaitu umbul wedok dan umbul lanang. umbul wedok sendiri khusus digunakan oleh para perempuan, dan umbul lanang khusus untuk laki-laki. tetapi seiring dengan berjalan nya waktu, semua boleh mandi di kedua umbul tersebut.

Judul asli: Umbul Sigedang Klaten : Sensasi Mandi Ribuan Galon Air Mineral