Informasi seputar Aqua Klaten

Tampilkan postingan dengan label Wisata Air Klaten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Air Klaten. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

Umbul Jalatunda di Desa Klaten

Umbul Jalatunda di Desa Klaten

Umbul Jalatunda di Desa Klaten


Kalian mau merasakan sensasi berenang di kolam pemandian yang luas ditemani ikan-ikan kecil lucu? Yak, selain Umbul Ponggok kalian juga bisa mencobanya di Umbul Jalatunda! Konon Umbul Jalatunda ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1924. Dan sampai sekarang ini masih belum banyak mengalami perubahan.



Di Umbul yan satu ini terdapat beberapa kolam dengan tingkat kedalaman yang berbeda-beda. Pada masing-masing kolam dipisahkan dengan dinding batu sebagai sekatnya. Umbul di Klaten yang satu ini lokasinya terletak di Kecamatan Jatinom, tepatnya sekitar 10 kilometer utara Kota Klaten. Untuk bisa menikmati kesegaran air Umbul Jalatunda, kalian hanya perlu membayar tiket retribusi senilai IDR 3.000. Nggak mahal!

Sumber: http://liburmulu.com/wisata-umbul-di-klaten-yang-bisa-dikunjungi/
Umbul Kapilaler di Desa Klaten

Umbul Kapilaler di Desa Klaten

Umbul Kapilaler di Desa Klaten


Umbul Kapilaler dulunya dipercaya sebagai tempat pemandian putri yang sampai sekarang juga masih digunakan masyarakat setempat untuk mandi. Seperti kebanyakan umbul di Klaten yang lain, bagian Dasar umbul ini masih berupa batu dan tanah. Umbul Kapilaler ini berada tak jauh darisumber mata air Si Gedang yang juga dimanfaatkan untuk air minum.



Ukuran Umbul Kapilaler ini tidak terlalu besar namun lokasinya sangat nyaman. Lokasi Umbul Kapilaler ini berada di bawah rerimbunan pohon beringin lengkap dengan batuan besar ditepinya.

Karena tempatnya yang sejuk dan segar ini, pasti bisa membuat kalian betah untuk berlama-lama liburan di tempat ini. Apalgi di Umbul Kapilaler ini tidak dipungut tiket untuk menikmatinya. Jadi bisa dibilang kalau liburan di umbul ini adalah gratis. Umbul ini berada di Dukuh Umbulsari, Ponggok, Polanharjo.

Sumber: http://liburmulu.com/wisata-umbul-di-klaten-yang-bisa-dikunjungi/
Umbul Cokro di Desa Klaten

Umbul Cokro di Desa Klaten

Umbul Cokro di Desa Klaten


Tempat ini dikenal dengan nama wisata Umbul Cokro. Sebuah wisata air Di Klaten yang menempati area seluas 15.000 meter persegi. Lokasinya persis berada di tepi aliran Kali Busur di Kecamatan Tulung, Klaten. Jika kalian ingin liburan ke tempat wisata Umbul Cokro, kalian bisa menuju kesana dengan mudah. Lokasinya kurang lebih berada 15 km di samping barat Kota Solo. Untuk menuju ke salah satu umbul di Klaten ini kalian bisa datang melewati jalur Solo – Kartosuro – Cokro.


Umbul Cokro juga dikenal dengan Waterboom Cokro oleh masyarakat setempat. Sebagai wisata air di Klaten, Umbul Cokro memiliki fasilitas yang lengkap seperti water sliding, kolam, dan taman air. Kolam pemandian yang ada disini adalah menggunakan sumber mata air Cokro yang berada tak jauh dari sana.


Untuk masuk ke tempat wisata Umbul Cokro kalian harus membayar tiket masuknya yang seharga IDR 11. 500 per pengunjung pada hari libur. Sementara itu, pada hari biasa, kalian hanya perlu membayar IDR 7.500 saja. Harga yang tak terlalu mahal untuk bisa menikmati suasana segar nan rindang di Umbul Cokro.

Sumber: http://www.desaklaten.com/2016/05/umbul-nilo-di-desa-klaten.html
Umbul Nilo di Desa Klaten

Umbul Nilo di Desa Klaten

Umbul Nilo di Desa Klaten



Umbul Nilo, bisa dibilang adalah tempat wisata alami berupa umbul yang terletak di Desa Tulung. Berbeda dengan dua umbul yang sudah terkenal sebelumnya, Umbul Nilo ini memiliki daya tarik yang unik untuk para penikmatnya. (Peta Lokasi Umbul Nilo Di Google Maps)

Lokasi Umbul Nilo cukup tersembunyi dan masih ada sedikit penunjuk arah menuju lokasi Umbul Nilo. Umbul yang satu ini memang masih sangat alami. Konon katanya, Umbul yang satu ini memiliki kualitas air yang paling bersih dibanding semuanya. Namun pastinya sih semua umbul di Klaten pasti airnya jernih dong ya?



Kejernihan air di Umbul Nilo dengan satu kolam utama ini memang tak diragukan lagi. Saking jernihnya, Batu-batuan koral yang ada di dasar kolam dapat terlihat dengan jelas. Disini juga terdapat ikan Nila yang ikutan berenang didalamnya. Mungkinkah karena keberadaan Ikan Nila yang ada di kolam ini sehingga kemudian disebut dengan Umbul Nilo?

Entahlah, namun yang jelas kesegaran umbul ini nggak bisa ditolak untuk dijajal. Untuk yang mau bermain air, disini juga disewakan ban dalam untuk menambah keseruan berlibur ke Umbul Nilo. Nah, jadi sudah tertarik untuk main ke salah satu umbul di Klaten ini? Untuk masuk ke Umbul Nilo, kalian hanya perlu membayar IDR 5.000 per orang dan parkir IDR 2000 saja.


Sumber: http://liburmulu.com/wisata-umbul-di-klaten-yang-bisa-dikunjungi/
Umbul Ponggok Desa Klaten

Umbul Ponggok Desa Klaten

Umbul Ponggok Desa Klaten

Umbul Ponggok Klaten memang bukan kolam renang alami yang biasa. Karena disini kalian bisa merasakan sensasi berenang bareng ikan air tawar yang berwarna-warni yang ada di Umbul Ponggok. Jadi kalau berenang di tempat wisata Klaten yang satu ini, kalian akan bisa merasakan sensasi menyelam bareng ikan air tawar.

Snorkelling di Umbul Ponggok juga bisa dilakukan dan jauh lebih aman jika dibandingkan dengan snorkeling di lautan. Karena kolam renang alami di Klaten ini adalah sebuah sumber mata air alami yang begitu segar dan sangat jernih. Terlebih lagi, tidak ada arus atau ombak sama sekali di Kolam alami Umbul Ponggok ini.


Umbul Ponggok ini berada tidak terlalu jauh dari kota Yogyakarta. Lokasi kolam renang alami ini berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Jika kalian datang dari arah Yogyakarta, untuk menuju ke tempat ini hanya akan memerlukan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan. Umbul Ponggok sendiri buka setiap hari mulai jam 07.00 – 17.00 WIB.

Sumber: http://www.desaklaten.com/2016/05/umbul-nilo-di-desa-klaten.html


Senin, 02 Mei 2016

Potensi Wisata di Kabupaten Klaten

Potensi Wisata di Kabupaten Klaten

Potensi Wisata di Kabupaten Klaten


Berikut beberapa pariwisata yang terdapat di Kabupaten Klaten:

Wisata Alam
  • Rowo Jombor 
  • Deles 
  • Wisata air cokro 
  • Wisata air janti 
  • Menara Air Klaten 
  • Wisata Air Ponggok 
  • Wisata Air Water Gong Polanharjo 
  • Kolam Renang Pluneng, Kebonarum 
  • Umbul Gedaren, Jatinom 
  • Umbul Jolotundo, Jatinom 
  • Umbul Manten
Wisata sejarah
  • Candi Prambanan 
  • Candi Sewu 
  • Candi Plaosan 
  • Candi Bubrah 
  • Candi Merak
Di Jatinom, upacara tradisional Sebaran Apem Yaqowiyu diadakan setiap bulan Sapar. Di Palar, Trucuk, Klaten bersemayam pujangga dari Kraton Solo bernamaRonggo Warsito. Keindahan alam dapat dinikmati di daerah Deles, sebuah tempat sejuk di lereng Gunung Merapi. Rowo Jombor tempat favorit untuk melihat waduk. Terdapat juga Museum Gula, di Gondang Winangun yang terletak sepanjang jalan Klaten - Yogyakarta.

Di Kecamatan Tulung sebelah timur terdapat serangkaian tempat bermunculannya mata air pegunungan yang mengalir sepanjang tahun, dan dijadikan objek wisata. Wisata yang bisa dinikmati di sana adalah wisata memancing dan pemandian air segar. Banyak tempat pemandian yang bisa dikunjungi baik yang berbayar maupun tidak berbayar, seperti Umbul Nilo (gratis), Umbul Penganten (gratis), Umbul Ponggok (berbayar), Umbul Cokro (berbayar) dan umbul lainnya. Namun kalau untuk wisata memancing semua harus berbayar karena dikelola oleh usaha warga. Letak pemancingan yang terkenal adalah di desa Janti. Sambil memancing pengunjung dapat juga menikmati masakan ikan nila, lele, atau mas goreng berbumbu sambel khas dengan harga sangat terjangkau. Tiap hari libur perkampungan ini sering mengalami kemacetan karena membludaknya pengunjung dari kota Solo, Semarang dan Yogya.

Di Kecamatan Bayat, Klaten, tepatnya di kelurahan Paseban, Bayat, Klaten terdapat Makam Sunan Bayat atau Sunan Pandanaran atau Sunan Tembayat yang memiliki desain arsitektur gerbang gapura Majapahit. Sunan Tembayat ini dahulu dikenal sebelum menjadi Sunan, dia adalah Bupati Semarang yang kemudian berkelana dalam hal keagamaan. Makam ini menjadi salah satu tempat wisata ziarah Para Wali [by_andrehardib]. Pengunjung dapat memarkir kendaraan di areal parkir serta halaman Kelurahan yang cukup luas. Setelah mendaki sekitar 250 anak tangga, akan ditemui pelataran dan Masjid. Pemandangan dari pelataran akan tampak sangat indah di pagi hari.